Senin, 30 Desember 2013

Pesantren Ramadhan _ Ketiga

Hari Ketiga 

Assalamualaikum Wr Wb 

kegiatan Pesantren hari Ketiga di SMK TELKOM SANDHY PUTRA BANJARBARU. Di hari ketiga ini jadwalnya sedikit berbeda dengan pesantren Ramadhan hari pertama dan kedua, kalau hari pertama dan hari kedua diwajibkan datang jam 08.00 pagi, hari ketiga diwajibkan datang jam 3.15 sudah disekolah, karena akan diadakan buka puasa bersama.

Rabu, 31 juli 2013 diskatel acara seperti lomba Tausiyah, sholat ashar jamaah, pembacaan yasin sambil nunggu menjelangnya azan berkumandang dan Sholat Tarawih bersama. 
pembukaan hari ketiga ini dibuka oleh Anthy dan Ocha dengan pembacaan urutan acara dan pembacaan basmalah. dilanjutkan dengan lomba Tausiyah, setelah selesai kita lanjut dengan acara selanjutnya yaitu sholat Ashar berjamaah. Setelah selesai sholat Ashar dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Pak Samhudi. Setelah ceramah selesai , kita membaca yasin berjamaah yang diadakan di dalam aula. Setelah pembacaan yasin selesai, kita semua/peserta pesantren ramadhan keluar aula, tepatnya  didepan aula untuk persiapan buka puasa bersama. Berhubung waktu baru menunjukkan jam 18:00, maka Pak Samhudi mengajak peserta Pesantren Ramadhan untuk berdzikir bersama.  Waktu menunjukkan jam 18.27 dan azan pun sudah berkumandang,waktunya untuk berbuka dan memakan yang manis manis dahulu, untuk membatalkan puasa seharian penuh.setelah selesai makanan pembuka, dilanjutkan dengan sholat Maghrib bersama. Selesai Sholat Maghrib, peserta pesantren ramadhan diarahkan keluar aula, untuk makanan besarnya. 

Setelah makan besar selesai, dilanjutkan dengan sholat Isya bersama dan Tarawih bersama dan Imamnya Pak Samhudi. dan akhirnya Sholat Terawih pun berakhir, artinya kita sudah tiba dipenghujung acara. Sebelum pulang, ada pengumuman pemenang lomba-lomba dari hari pertama sampai hari ketiga. Pemberian hadiah diberikan kepada pemenang lomba dari paniti lomba tersebut.

dan inilah akhir kegiatan Pesantren Ramadhan di SMK TELKOM BANJARBARU.

Pesantren Ramadhan - Kedua

Hari Kedua

Assalamu 'alaikum wr wb 

hari kedua pesantren ramadhan SMK Telkom Banjarbaru.
kegiatan pertama yang kita lakukan sama dengan seperti kemaren absen terus kita langsung masuk ke aula dan pembukaan seperti hari pertama.

akan dilanjutkan dengan tadarus bersama dan khataman pada hari kedua, khataman dipimpin oleh Pa Nur Mustofa, setelah khataman selesai dilanjutkan dengan sholat dhuha bersama.

setelah selesai sholat dhuha, dilanjutkan dengan acara lomba nasyid, lomba ini masing masing kelas harus ada yang mewakilinya. 

berlanjut ke acara Lomba tilawah, lomba ini juga masing masing masing kelas ada yang mewakilinya. dengan mengadakan lomba ini Insya Allah kita akan mendapat pahala dan mendengarkannya dengan khusyu.

Setelah lomba tilawah selesai kami mempersiapkan untuk sholat zuhur berjamaah.

dan hari ini ada sedikit berbeda dengan hari kemarin, adapun promosi dari telkom. Setelah selesai promosinya baru kami pulang wkwk 

akan dilanjutkan dengan hari ke tiga

Wa 'alaikum salam wr wb

Pesantren Ramadhan - Pertama

Hari Pertama
 Hari ini Tanggal 29 July hari pertama pesantren ramadhan.
Assalamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
pertama kita absen dulu, terus itu kita berbaris,jam 7.30 kita menuju aula untuk memulai acara pesantrennya.

Acara pertama pesantren ramadhan adalah pembukaan dengan membaca basmalah, setelah itu di lanjutkan dengan sambutan dari ketua pelaksana,terus ketua osis, dan Kepala Sekolah atau yang mewakili.
Setelah sambutan selesai kita semua sholat dhuha berjamaah  dan bertadarus bersama dengan berkelompok , setiap kelompok tadarus diwajibkan membaca 1 jus Al-Quran (bagi yang berhalangan nunggu diluar aula ).

setelah sholat dhuha dan tadarus selesai, kita berlanjut ke lomba azan, lanjut lagi ke lomba puisi dan terakhir lomba kaligrafi. 

setelah semua lomba selesai dilanjutkan lagi ceramah agama dari Pa Syam'udi.

dan akhirnya waktu sholat zuhur tiba, kami semua melaksankan sholat zuhur berjamaah. 
setelah selesai sholat dan kegiatan / acara pun telah selesai, dan akan berlanjut dihari kedua ;)


Wa'alaikumussalam wr. wb 







CERAMAH RAMADHAN - Nasehat untuk Kaum Muslimin Menyambut Bulan Ramadhan

NASEHAT UNTUK KAUM MUSLIMIN MENYAMBUT BULAN RAMADHAN

Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah
(mufti agung Saudi ‘Arabia)
بسم الله والحمد لله وصلى الله على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن اهتدى بهداه، أما بعد:
Sesungguhnya aku menasehatkan kepada saudaraku-saudaraku kaum muslimin di mana pun berada terkait dengan masuknya bulan Ramadhan yang penuh barakah tahun 1413 H ini [1] dengan taqwa kepada Allah ‘Azza wa Jalla, berlomba-lomba dalam seluruh bentuk kebaikan, saling menasehati dengan al haq, dan bersabar atasnya, at-ta’awun (saling membantu) di atas kebaikan dan taqwa, serta waspada dari semua perkara yang diharamkan Allah dan dari segala bentuk kemaksiatan di manapun berada. Terlebih lagi pada bulan Ramadhan yang mulia ini, karena ia adalah bulan yang agung. Amalan-amalan shalih pada bulan itu dilipatgandakan (pahalanya), dosa dan kesalahan akan terampuni bagi siapa saja yang berpuasa dan mendirikannya (dengan amalan-amalan kebajikan) dengan penuh keimanan dan rasa harap (akan keutamaan dari-Nya), berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.
“Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan rasa harap, maka akan diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Al Bukhari 2014 dan Muslim 760)
Dan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam
إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ، وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِيْنُ.
Jika telah masuk bulan Ramadhan, pintu-pintu Al Jannah akan dibuka, pintu-pintu Jahannam akan ditutup, dan para syaitan akan dibelenggu. (HR. Al Bukhari 1899 dan Muslim 1079)
Dan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam
 


CERAMAH RAMADHAN - Keistimewaan Orang yang Berpuasa

         KEISTIMEWAAN ORANG YANG BERPUASA

          Assalamualaikum wr.wb pertama tama marilah kita panjatkan puja dan puji Syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan untuk dapat berkumpul pada hari yang bahagia ini.
Kepala sekolah , guru guru, dan teman teman yang di rahmati Allah swt dalam kesempatan ini saya akan membacakan kultum dengan berjudul " Keistimewaan Orang yang Berpuasa".


Bulan Ramadhan adalah bulan bertuah, bulan ibadah, bulan mujahadah, bulan rohmah, bulan maghfiroh, bulan al-Qur’an dan bulan Lailatul Qodr. Mari kita manfaat bulan suci yang hanya terjadi setahun sekali ini dengan banyak beribadah, memberi nasehat dan saling memaafkan.

Berbicara tentang Keistimewaan Orang yang Berpuasa Rasulullah Saw. bersabda:
“Sesungguhnya di dalam surga terdapat salah satu pintu yang dinamakan pintu ‘al-Rayan’ yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa. Ditanyakan (oleh pintu tersebut): ‘Di manakah orang-orang yang berpuasa?’ Maka mereka pun masuk dari pintu tersebut. Setelah semua orang yang berpuasa memasukinya, pintu itu pun ditutup dan tak akan ada lagi yang masuk melaluinya.”
Hal itu merupakan penghormatan dari Allah, Sang Pemelihara Alam kepada orang-orang yang berpuasa. Juga merupakan balasan bagi mereka atas keikhlasan menjalankan ibadah. Telah dimaklumi bahwa Allah akan menanggung pahala orang-orang yang berpuasa, sebagaimana dalam sebuah hadis:
“Puasa untuk-Ku, dan Akulah yang akan membalasnya.”
Pahala dan balasan Allah bagi orang-orang yang berpuasa adalah penuh, besar, dan tiada terhitung. Ada pun masuknya orang-orang yang berpuasa melalui pintu al-Rayyan ini merupakan tambahan pahala dan penghormatan semata.
Benar, surga mempunyai banyak pintu, di antaranya pintu bagi orang-orang yang taat menjalankan salat, pintu bagi orang-orang yang giat berjihad, dan pintu bagi orang-orang yang ikhlas berpuasa yaitu al-Rayyan sebagaimana telah kita bicarakan, dan di antaranya ada pintu khusus bagi orang-orang yang suka bersedekah.

Sekian Qultum dari saya bila ada kesalahan itu semata-mata datang dari diri saya dan bila ada hal yang benar itu semata-mata datangnya dari allah S.W.T. 


Wabillahitaufikwalhidayah Wassalamualaikum Wr.Wb




CERAMAH RAMADHAN - Puasa adalah benteng (Muttafaq ‘alaih)

Puasa adalah benteng (Muttafaq ‘alaih)

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, benteng berarti dinding dari tembok (batu, tanah) untuk melindungi kota (tempat pasukan) dari serangan musuh. Bisa juga berarti tempat yang diperkuat dinding tembok dan sebagainya untuk kediaman prajurit. 

Puasa sebagai benteng, sedikitnya membentengi pelakunya dari tiga hal:

1. Benteng terhadap syahwat

Dengan berpuasa, seseorang akan terbentengi dari syahwat, secara khusus dalam konotasi seksual. Sebab, lapar dan dahaga mampu menekan gejolak syahwat.

Karena itu, Rasulullah SAW memerintahkan para pemuda yang belum mampu menikah untuk berpuasa.

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ
Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian telah mampu maka nikahlah. Sesungguhnya ia lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Sedangkan barangsiapa yang tidak mampu maka berpuasalah, karena sesungguhnya puasa itu benteng baginya (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Benteng terhadap perbuatan maksiat
Selain syahwat seksual, puasa juga menjadi benteng bagi seorang muslim dari berbagai bentuk kemaksiatan. Baik kemaksiatan tangan, kaki, mata, lisan, maupun telinga. Puasa melatih pelakunya untuk menghindari perbuatan-perbuatan maksiat yang telah diketahui mampu menghilangkan pahala puasa. Inilah penjelasannya mengapa di bulan Ramadhan suasana keshalihan masyarakat kita lebih terasa.
 

الصِّيَامُ جُنَّةٌ ، فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَجْهَلْ ، وَإِنِ امْرُؤٌ قَاتَلَهُ أَوْ شَاتَمَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّى صَائِمٌ
Puasa adalah perisai, maka barang siapa sedang berpuasa janganlah berkata keji dan berteriak keras, jika seseorang mencela atau mengajaknya bertengkar hendaklah dia mengatakan: aku sedang berpuasa. (Muttafaq ’alaih)


2. Benteng terhadap perbuatan sia-sia

Diantara ciri orang yang beriman adalah orang yang terbentengi dari perbuatas sia-sia. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ
الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ
وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ
وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ
وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ

"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya," (QS. Al Mukminun : 1-5)

Puasa menjadi benteng bagi orang yang beriman dari perbuatan sia-sia, sebab puasa yang benar menarik pelakunya untuk memenuhi waktu-waktunya dengan ibadah dan kebaikan.
 

Pada akhirnya, puasa yang menjadi benteng bagi orang beriman dari tiga perkara tersebut akan menjadi benteng baginya pada hari kiamat dari siksa api neraka.